Rekonsiliasi Sejati

Menjumpakan Pesan Perdamaian melalui Tradisi Na Tek Oko bagi Masyarakat Suku Timor

https://doi.org/10.59361/tevunah.v1i1.7

Penulis

  • Firman Panjaitan Sekolah TInggi Teologi Tawangmangu
  • Jufantri Leo Sekolah Tinggi Teologi Tawangmangu

Kata Kunci:

Masyarakat Timor, Perdamaian, tradisi Na Tek Oko

Abstrak

Perdamaian merupakan salah satu kebutuhan mendasar dalam hidup manusia. Setiap suku dan bangsa selalu berupaya agar perdamaian dapat diwujudkan agar kehidupan dapat dilanggengkan. Salah satu budaya dalam masyarakat Timor untuk mengupayakan perdamaian adalah tradisi Na Tek Oko. Melalui tradisi ini setiap pribadi atau suku yang sedang berseteru akan didamaikan dengan cara duduk dan makan sirih pinang bersama-sama dan dilakukan dalam suasana yang gembira. Duduk bersama menandakan bahwa kedua belah pihak adalah sama dan sejajar, sehingga upaya perdamaian dapat dilakukan. Hal ini sejajar dengan apa yang Allah lakukan ketika Ia memperdamaikan diri-Nya dengan manusia yaitu dengan cara memanusiakan diri-Nya menjadi sesama bagi manusia. Dengan menggunakan metode kualitatif, khususnya studi pustaka guna melakukan analisis data, ditambah dengan wawancara terbuka dengan tokoh adat Timor, didapatkan sebuah temuan bahwa tradisi Na Tek Oko, pada hakikatnya, memiliki kesejajaran dengan berita Alkitab khususnya mengenai pendamaian yang dilakukan Allah kepada manusia. Dengan demikian tradisi Na Tek Oko dapat dijadikan sebagai bentuk teologi kontekstual untuk membangun perdamaian di masyarakat Timor.

Referensi

Age, Maria Yulita. 2021. Wujud Rekonsiliasi Dalam Kearifan Lokal Budaya Flores.

Asy’ari, Asy’ari. 2021. “Perdamaian Dalam Perspektif Islam Dan Kristen.” Al’adalah 22, no. 1: 43–52. https://doi.org/10.35719/aladalah.v22i1.9.

Barth, Marie Claire, and B.A. Pareira. 2015. Tafsiran Alkitab: Kitab Mazmur 73-150. Jakarta: BPK Gunung Mulia.

Dewi, Sulis Indra, and Asfira R. Rinata. 2021. “Makna Noni Dan Puah Manus Dalam Upacara Adat Masyarakat Suku Dawan Di Pulau Timor.” Skripsi.

Dwinanto, Arief, Rini S. Soemarwoto, and Miranda Risang Ayu Palar. 2019. “Budaya Sirih Pinang Dan Peluang Pelestariannya Di Sumba Barat, Indonesia.” Patanjala : Jurnal Penelitian Sejarah Dan Budaya 11, no. 3: 363. https://doi.org/10.30959/patanjala.v11i3.543.

Ema, Penne Nefriyanti. 2019. “Kajian Sosio-Teologis Terhadap Keramatamahan Dalam Tradisi Mamat Menurut Jemaat GMIT Gunung Sinai,” 15.

Harming, Iskandar. 2022. Pendekatan Pastoral Kontekstual.

Herdiyanto, Yohanes Kartika, and Kwartarini Wahyu Yuniarti. 2012. “Budaya Dan Perdamaian : Harmoni Dalam Kearifan Lokal Masyarakat Jawa Menghadapi Perubahan Pasca Gempa.” HUMANITAS: Indonesian Psychological Journal 9, no. 1: 28. https://doi.org/10.26555/humanitas.v9i1.348.

Kartono, Kartini. 1980. Pengantar Metodologi Research Sosial. Bandung: Alumni Bandung.

Lele, Aldorio Flavius, and Robi Panggarra. 2015. “Makna Tujuh Ungkapan Yesus Di Salib Bagi Orang Percaya.” Jurnal Jaffray 13, no. 2: 285. https://doi.org/10.25278/jj71.v13i2.181.

Panjaitan, Firman. 2022. “Teo-Ekologi Kontekstual Dalam Titik Temu Antara Kejadian 1:26-31 Dengan Konsep Sangkan Paraning Dumadi Dalam Budaya Jawa.” GEMA TEOLOGIKA 7, no. 2: 223–42. https://doi.org/10.21460/gema.2022.72.931.

Panjaitan, Firman, and Hendro Siburian. 2020. “Misi Kristologi Dalam Konteks Kebudayaan.” Logia 1, no. 1: 44–61. https://doi.org/10.37731/log.v1i1.19.

Rosadisastra, Andi. 2014. “MEMBANGUN IDENTITAS PERADABAN DI ERA GLOBAL: Telaah Pemikiran Amartya Sen.” Kalam 8, no. 1: 141. https://doi.org/10.24042/klm.v8i1.185.

Setiawan, David Eko. 2020. “Menjembatani Injil Dan Kebudayaan Dalam Misi Melalui Metode Kontekstualisasi.” FIDEI: Jurnal Teologi Sistematika Dan Praktika 3, no. 2: 160–80. https://doi.org/https://doi.org/10.34081/fidei.v3i2.132.

Suryanto, Bagong. 2015. Metode Penelitian Sosial Berbagai Alternatif Pendekatan.

Tomovska, Ana. 2011. Peace Education: Exploring Ethical and Philosophical Foundations. Edited by Information Age Publisher. Journal of Peace Education. Vol. 8. New York. https://doi.org/10.1080/17400201.2011.552266.

Touwely, Serli, A. Ch. Kakiay, and K. Makulua. 2020. “Sirih Pinang Sebagai Simbol Pemersatu Keluarga.” Noumene: Jurnal Ilmu Sosial Keagamaan volume 1: 12.

Diterbitkan

2023-05-24

Cara Mengutip

Panjaitan, Firman, dan Jufantri Leo. “Rekonsiliasi Sejati: Menjumpakan Pesan Perdamaian Melalui Tradisi Na Tek Oko Bagi Masyarakat Suku Timor”. TEVUNAH: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen 1, no. 1 (Mei 24, 2023): 1–17. Diakses Februari 2, 2026. https://jurnal.stak-luwukbanggai.ac.id/index.php/jt/article/view/7.

Terbitan

Bagian

Artikel