Kajian Teologis terhadap Tradisi Manulangi dalam Budaya Batak Toba
Kata Kunci:
ritual manulangi, menghormati orang tua, berkat dari orang tuaAbstrak
Ritual manulangi salah satu saran memberikan penghormatan tertinggi kepada orang tua sesuai dengan ajaran leluhur orang Batak. Karena ritual manulangi merupakan ajaran leluhur, ada orang yang merasa bahawa ritual manulangi sudah tidak relavan karena menghormati orang tua bisa berbagai cara. Ada juga memiliki sikap sekatarianisme yang menganggap bahwa semua adat istiadat Batak Toba merupakan dosa dan bertentangan dengan Alkitab. Tujuan dari penelitian ini memberikan nilai-nilai teologis dalam ritual manulangi sehingga orang Batak Toba masa kini bisa tetap mempertahan ritual manulangi dengan nilai-nilai kekristenan. Metode yang digunakan penelitian kualitatif dengan model studi literatur. Data yang diperoleh melalui literatur yang berkaitan dengan judul, kemudian dianalisan untuk menghasilkan kerangka berpikir. Selanjutnya penulis melakukan kajian teologis dari hasil temuan data. Rituali manulangi memenuhi hukum yang utama dan terutama yaitu, kasih kepada Allah dan kasih kepada manusia. Kasih kepada Allah melalui ritual menulangi sebagai saran memuliakan Allah dan menghormati orang tua sebagi ketaatan kepada Allah. Kasih kepada sesama manusia melalui ritual manulangi sebagai saran menghormati orang tua, saling memberkati, restorasi hubungan keluarga dan sarana tolong menolong.
Referensi
Barker, Kenneth L, and John R. Kohlenberger III. 2017. The Expositor’s Bible Commentary: New Testament: Abridged Edition. Grand Rapids: Zondervan.
Barton, John, and John Muddiman, eds. 2022. The Oxford Bible Commentary. Oxford: Oxford University Press. 10.1093/acref/9780198755005.001.0001.
Butar-Butar, Desi Lena Sari Si, Aan Widodo, and Nasarudi Siregar. 2019. “AKTIVITAS KOMUNIKASI PRA PROSESI PERNIKAHAN ADAT BATAK TOBA SUMATERA UTARA.” Jurnal Dari Mahasiswa Komunikasi 1, no. 1: 27–33.
Chaliya, Elisabet T. 2021. “DAMPAK MISI DAN PENGINJILAN DI BATAK TOBA.” The Way Jurnal Teologi Dan Kependidikan 7, no. 1 (April): 53–63. https://doi.org/10.54793/teologi-dan-kependidikan.v7i1.64.
Gulo, David Martinus. 2021. “Isu Teologi Kontekstualisasi Terhadap Adat Batak.” Preprint. Open Science Framework. https://doi.org/10.31219/osf.io/h3qc7.
Indarta, Yose, Ambiyar Ambiyar, Agariadne Dwinggo Samala, and Ronal Watrianthos. 2022. “Metaverse: Tantangan Dan Peluang Dalam Pendidikan.” Jurnal Basicedu 6, no. 3 (March): 3351–63. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i3.2615.
Keneer, Craig S. 2015. The IVP Background Bible Commentary: New Testament. 2nd ed. Illinois: IPA Academic.
Lee, Lik-Hang, Tristan Braud, Pengyuan Zhou, Lin Wang, Dianlei Xu, Zijun Lin, Abhishek Kumar, Carlos Bermejo, and Pan Hui. 2021. “All One Needs to Know about Metaverse: A Complete Survey on Technological Singularity, Virtual Ecosystem, and Research Agenda.” https://doi.org/10.48550/ARXIV.2110.05352.
Marbun, Kembarto. 2018. “Dialog Budaya Dalam Suku Batak Toba: Dari Agama Sipelebegu Menuju Kepada Paham Kristiani.” Perspektif: Jurnal Agama Dan Kebudayaan 13, no. 1 (July): 27–38.
Marbun, Tolop. 2020. “KAJIAN KONSEP KESELAMATAN DALAM KITAB YUNUS.” JURNAL LUXNOS 6, no. 2 (December): 235–53. https://doi.org/10.47304/jl.v6i2.31.
Monica, Yusak Hudiyono, and Irma Surayya Hahum. 2020. “TRADISI LISAN UPACARA ADAT SAUR MATUA SUKU BATAK TOBA: TINJAUAN ANTROPOLINGUISTIK.” Ilmu Budaya 4, no. 3 (July): 422–29. http://dx.doi.org/10.30872/jbssb.v4i3.2937.
Nainggolan, Togar. 2012. Batak Toba. Sejarah Dan Transformasi Religi. Medan: Bina Media Perintis.
Panjaitan, Firman, and Daniel Irwanto Sinabariba. 2022. “PENDAMPINGAN PASTORAL MENGHADAPI KEMATIAN DALAM PERJUMPAAN KEJADIAN 27:1-29 DAN BUDAYA BATAK MANULANGI NATUA-TUA.” Melo: Jurnal Studi Agama-Agama 2, no. 2 (December): 75–89. https://doi.org/10.34307/mjsaa.v2i2.62.
Simanjuntak, Hotma. 2012. “Penyelenggaraan Upacara Adat Batak Toba Di Alam Modernisasi : Antara Kenyataan Dan Pelaksanaan.” Universiti Sains Malaysi. https://repository.untan.ac.id/index.php?p=show_detail&id=417.
Sinaga, Damai Yanti, Azwar Anas Pasaribu, and Samuel Deutschland Sigalingging. 2021. “Ritual Batak Manulangi Dalam Budaya Batak Sebagai Pastoral Indigenous Di Huria Kristen Batak Protestan.” Anthropos: Jurnal Antropologi Sosial Dan Budaya (Journal of Social and Cultural Anthropology) 6, no. 2 (January): 251. https://doi.org/10.24114/antro.v6i2.19826.
Tampubolon, Yosua Marcopollo. 2019. “Kajian Terhadap Sulang-Sulang Hariapan Dalam Patabobe Di Tangerang Dari Perspektif Pastoral.” Salatiga: Universitas Kristen Satya Wacana. https://repository.uksw.edu/bitstream/123456789/20191/2/T1_712015050_Full%20text.pdf.
Vergouwen, J.C. 2004. Masyarakat Dan Hukum Adat Batak Toba. 1st ed. Yogyakarta: LKiS Yogyakarta.
Wiersbe, Warren W. 2007. The Wiersbe Bible Comentary. 2nd ed. Colorado Springs: David C. Cook.
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Hak Cipta (c) 2023 Tolop Marbun

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Tevunah: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen (Tevunah) mempublikasikan artikel di bawah lisensi internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 (CC BY-SA 4.0).
Pengguna bebas menyalin, mengubah, atau mendistribusikan ulang artikel untuk tujuan apa pun yang sah dalam media apa pun, asalkan Anda memberikan kredit yang sesuai kepada penulis asli dan Tevunah sebagai penerbitnya, menautkan ke lisensi, menunjukkan jika ada perubahan, dan mendistribusikan kembali karya turunan apa pun di bawah lisensi yang sama.
Hak cipta artikel dipegang oleh masing-masing penulisnya, tanpa batasan. Lisensi non-eksklusif diberikan kepada Tevunah untuk mempublikasikan artikel dan mengidentifikasi dirinya sebagai penerbit aslinya, termasuk hak komersial untuk untuk menjualnya kepada perpustakaan dan individu.
Dengan menerbitkan artikel di Tevunah, penulis memberikan hak kepada pihak ketiga untuk menggunakan artikel mereka sejauh yang diberikan oleh lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International.

