Pengaruh Makna Gedung Gereja terhadap Motivasi Partisipasi dalam Pembangunan dengan Mediasi Persepsi Kemegahan Gereja
Kata Kunci:
gedung gereja, motivasi, partisipasi, pembangunanAbstrak
Penelitian ini mengkaji pengaruh makna gedung gereja terhadap motivasi jemaat dalam pembangunan gedung gereja di Jemaat Betesda Paisubatango. Fenomena umum yang diamati adalah kecenderungan komunitas Kristen untuk mendirikan gedung gereja yang besar dan megah, meskipun sering menghadapi kendala finansial. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei. Sampel penelitian ini adalah 30 orang jemaat dewasa dari Gereja Betesda Paisubatango. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna gedung gereja berpengaruh positif terhadap motivasi jemaat untuk berpartisipasi dalam pembangunan gedung gereja. Semakin tinggi makna yang dimiliki oleh gedung gereja bagi jemaat, semakin tinggi pula motivasi jemaat untuk terlibat dalam pembangunan gedung gereja. Namun, konsep bahwa gedung gereja harus besar dan megah tidak memperkuat pengaruh makna gedung gereja terhadap motivasi jemaat untuk berpartisipasi dalam pembangunan gedung gereja.
Referensi
Ayomi, Salomina Sance. 2024. “Pembangunan Gereja GKI Alfa Omega Panduami Mencapi 85%.” Radio Republik Indonesia. 2024.
Carile, Maria Cristina. 2021. “Piety, Power, or Presence? Strategies of Monumental Visualization of Patronage in Late Antique Ravenna.” Religions 12, no. 2: 98. https://doi.org/10.3390/rel12020098.
Carreira, Carlos, and Filipe Silva. 2010. “No Deep Pockets: Some Stylized Empirical Results on Firms’ Financial Constraints.” Journal of Economic Surveys 24, no. 4: 731–53. https://doi.org/10.1111/j.1467-6419.2009.00619.x.
Carter, R A. 2008. “Christianity in the Gulf During the First Centuries of Islam.” Arabian Archaeology and Epigraphy 19, no. 1: 71–108. https://doi.org/10.1111/j.1600-0471.2008.00293.x.
Clark, Jennifer. 2007. “‘This Special Shell’: The Church Building and the Embodiment of Memory.” Journal of Religious History 31, no. 1: 59–77. https://doi.org/10.1111/j.1467-9809.2007.00545.x.
Dwijendra, Ngakan Ketut Acwin. 2019. “Vernacular Inculturation on the Architecture of the Church in Bali, Indonesia (Case Study: Pniel Blimbingsari Christian Church, Jembrana, Bali).” Journal of Social and Political Sciences 2, no. 3. https://doi.org/10.31014/aior.1991.02.03.101.
Ebabey, Tsegaye. 2023. “Wukro Medhane Alem: A Medieval Rock-Hewn Church in Historic Gondar, Ethiopia.” Tourism & Heritage Journal 4: 111–25. https://doi.org/10.1344/thj.2022.4.7.
Emmons, Robert A. 2003. The Psychology of Ultimate Concerns: Motivation and Spirituality in Personality. Guilford Press.
Green, John C. 2007. The Faith Factor: How Religion Influences American Elections. Bloomsbury Publishing USA.
Insoll, Timothy, Robert Andrew Carter, Salman Almahari, and Rachel MacLean. 2021. “Excavations at Samahij, Bahrain, and the Implications for Christianity, Islamisation and Settlement in Bahrain.” Arabian Archaeology and Epigraphy 32, no. 1: 395–421. https://doi.org/10.1111/aae.12173.
Jones, Candace, Ju Young Lee, and Tae Hyun Lee. 2019. “Institutionalizing Place: Materiality and Meaning in Boston’s North End.” https://doi.org/10.1108/s0733-558x2019000065b016.
Magnus, Amy M, and Alyse Sherrick. 2022. “Saviors and Services: The Interface of Neoliberal Deprivation, Hegemonic Christianity, Social Exclusion, and Rural Church Resource Provision☆.” Rural Sociology 88, no. 1: 108–34. https://doi.org/10.1111/ruso.12470.
Mishra, Mayank, Rabilli Puneeth, and G V Ramana. 2022. “Seismic Vulnerability Assessment of Old Churches in the Twin Cities of Bhubaneswar and Cuttack Using the Macroelemental Approach.” Frontiers in Built Environment 8. https://doi.org/10.3389/fbuil.2022.1018922.
Nkansah-Obrempong, James. 2017. “Africa’s Contextual Realities: Foundation for the Church’s Holistic Mission.” International Review of Mission 106, no. 2: 280–94. https://doi.org/10.1111/irom.12186.
Ow, Wee Fhong, Shirley Jin Lin Chua, and Azlan Shah Ali. 2023. “The Features of Anglican Churches in Malaysia and Their Maintenance Practices.” Journal of Facilities Management 21, no. 4: 651–77. https://doi.org/10.1108/jfm-10-2021-0130.
Plekon, Michael. 2000. “Kierkegaard at the End.” Faith and Philosophy 17, no. 1: 68–86. https://doi.org/10.5840/faithphil20001712.
Rahmelia, Silvia, Prasetiawati, Oktani Haloho, Fernando Dorothius Pongoh, and Bambang Purwantoro. 2022. “Building an Environment That Motivates Education Sustainability in Tumbang Habaon Village, Gunung Mas, Central Kalimantan Province, During Pandemic Through Participatory Action Research Between Parents, Schools and Church.” Engagement Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 6, no. 1: 204–20. https://doi.org/10.29062/engagement.v6i1.1019.
Ramírez, Sandra, Manuel Zarzo, Ángel Perles, and Fernando-Juan García-Diego. 2021. “Characterization of Temperature Gradients According to Height in a Baroque Church by Means of Wireless Sensors.” Sensors 21, no. 20: 6921. https://doi.org/10.3390/s21206921.
Samper, Albert, and Blas Herrera. 2015. “A Study of the Roughness of Gothic Rose Windows.” Nexus Network Journal 18, no. 2: 397–417. https://doi.org/10.1007/s00004-015-0264-6.
Saputra, Muhammad Ali. 2021. “Best Practices Of Church Building Based On Local Wisdom In Kendari City: A Study In The Stasi Anduonohu Of Catholic Church.” Al Qalam - Balai Penelitian Lektur Keagamaan Ujung Pandang/Al-Qalam 27, no. 2: 281. https://doi.org/10.31969/alq.v27i2.986.
Sitepu, Abdi Guna, and Cica Yola Br Sagala. 2023. “Bangunan Gereja Inkulturatif Sebagai Sarana Mewujudkan Persekutuan Umat.” Vox Dei: Jurnal Teologi Dan Pastoral 4, no. 2: 225–37.
Smith, Christian, and Melina Lundquist Denton. 2009. Soul Searching: The Religious and Spiritual Lives of American Teenagers. Oxford University Press.
Snelgrove, John, N S Chan, and Alison Hui. 2021. “Why Hong Kong Millennial Christians Switch From Chinese Local Churches to International Churches: A Qualitative Study.” Missiology an International Review 49, no. 4: 332–47. https://doi.org/10.1177/00918296211019006.
Tim Panitia Pembangunan. 2021. Gereja St. Theresia Sedayu Kini: Wujudkan Asa Membangun Gereja. https://parokisedayu.org/images/ebook_peresmian.pdf.
Tolo, Emilianus Yakob Sese. 2017. “Haruskah Masyarakat NTT Membangun Gereja Megah Di Tengah Kemiskinan?” Indo Progress. 2017. https://indoprogress.com/2017/08/haruskah-masyarakat-ntt-membangun-gereja-megah-di-tengah-kemiskinan/.
Widjaja, Fransiskus Irwan, Candra Gunawan Marisi, T. Mangiring Tua Togatorop, and Handreas Hartono. 2020. “Menstimulasi Praktik Gereja Rumah Di Tengah Pandemi Covid-19.” Kurios: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen 6, no. 1: 127–39. https://doi.org/10.30995/kur.v6i1.166.
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Hak Cipta (c) 2024 Meri Ervi Yana Nasila, Lefran Lefran, Niel Kapoginta Parinsi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Tevunah: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen (Tevunah) mempublikasikan artikel di bawah lisensi internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 (CC BY-SA 4.0).
Pengguna bebas menyalin, mengubah, atau mendistribusikan ulang artikel untuk tujuan apa pun yang sah dalam media apa pun, asalkan Anda memberikan kredit yang sesuai kepada penulis asli dan Tevunah sebagai penerbitnya, menautkan ke lisensi, menunjukkan jika ada perubahan, dan mendistribusikan kembali karya turunan apa pun di bawah lisensi yang sama.
Hak cipta artikel dipegang oleh masing-masing penulisnya, tanpa batasan. Lisensi non-eksklusif diberikan kepada Tevunah untuk mempublikasikan artikel dan mengidentifikasi dirinya sebagai penerbit aslinya, termasuk hak komersial untuk untuk menjualnya kepada perpustakaan dan individu.
Dengan menerbitkan artikel di Tevunah, penulis memberikan hak kepada pihak ketiga untuk menggunakan artikel mereka sejauh yang diberikan oleh lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International.

