Kajian Etis Teologis Terhadap Kebiasaan Mowali Di Jemaat Persiapan Koinonia Lontio

https://doi.org/10.59361/tevunah.v1i2.12

Penulis

  • Vira Margareta Kalasan Sekolah Tinggi Agama Kristen Luwuk Banggai
  • Naftali Kiyuk Sekolah Tinggi Agama Kristen Luwuk Banggai
  • Mardian Baali Sekolah Tinggi Agama Kristen Luwuk Banggai

Kata Kunci:

kebiasaan mowali, pemutusan hubungan sosial, konflik, promosi nilai-nilai persaudaraan, suku saluan

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kebiasaan mowali di Jemaat Persiapan Koinonia Lontio ditinjau dari ajaran Kristen tentang kasih dan pengampunan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan melibatkan 14 informan yang terdiri dari anggota dan Majelis Jemaat. Data diambil dengan teknik wawancara dan dianalisa dengan teknik reduksi, display, dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan mowali di Jemaat Persiapan Koinonia Lontio tidak sejalan dengan ajaran Kristen tentang kasih dan pengampunan. Kebiasaan mowali menyebabkan terputusnya relasi dengan orang lain untuk berbagi kasih dan menunjukkan ketidaksediaan untuk mengampuni. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya pendidikan dan pengajaran yang tepat tentang ajaran Kristen tentang kasih dan pengampunan, serta perlunya upaya untuk mengubah kebiasaan Mowali yang bertentangan dengan ajaran tersebut.

Referensi

Adon, Mathias Jebaru, and Antonius Sad Budi. 2021. “Komunitas Kristiani Sebagai Duta Kasih Allah Di Tengah Kebhinekaan Bangsa Indonesia.” LOGON ZOES: Jurnal Teologi, Sosial Dan Budaya 4, no. 2 (September): 135–53. https://doi.org/10.53827/lz.v4i2.28.

Berger, Peter. L., and Thomas Luckmann. 1966. The Social Construction of Reality: A Treatise in the Sociology of Knowledge. Anchor Books.

Brownlee, Malcolm. 1996. Pengambilan Keputusan Etis. Jakarta: BPK Gunung Mulia.

Bungalan, Jhon Efrendi, Purnama Pasande, Leo Mardani Ruindungan, and Niel Parinsi. 2022. “Kajian Terhadap Tradisi Mohatu Suku Saluan Di Desa Simpang II Dari Perspektif Teologi Kristen.” Visio Dei: Jurnal Teologi Kristen 4, no. 2 (December): 232–50. https://doi.org/10.35909/visiodei.v4i2.376.

Djatmiko, Grace Putri, and Andreas Hauw. 2022. “Konsep Teologis Tolong Menolong Menurut Galatia 6: 2 Ditinjau Dari Makna Kata Βάροσ Dan Etos Timbal Balik Pada Budaya Yahudi Dan Yunani-Romawi Di Jemaat Galatia.” Jurnal Amanat Agung 18, no. 2: 57–92. https://doi.org/10.47754/jaa.v18i2.553.

Enright, Robert D., and Richard P. Fitzgibbons. 2000. Helping Clients Forgive: An Empirical Guide for Resolving Anger and Restoring Hope. American Psychological Association.

Korengkeng, Herry Jeuke Nofrie. 2020. “Konsep Pengampunan Menurut Matius 18:21-35 Dan Implikasinya Bagi Gereja Masa Kini.” HUPERETES: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen 1, no. 2: 150–62. https://doi.org/10.46817/huperetes.v1i2.23.

McCullough, Michael E, Kenneth Ira Pargament, and Carl E Thoresen. 2000. Forgiveness: Theory, Research, and Practice. Guilford Press.

Notoatmodjo, Soekidjo. 2003. Pendidikan Dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Parhusip, Akdel. 2022. “Interaksi Sosial Dalam Mewujudkan Kasih Persaudaraan Antaranggota Jemaat.” KURIOS 8, no. 2 (April). https://doi.org/10.30995/kur.v8i1.286.

Philip, Wogaman J. 1993. Christian Ethics: A Historical Introduction. USA: Westminster/John Knox Press.

Riniwati, Riniwati. 2016. “Iman Kristen Dalam Pergaulan Lintas Agama.” Jurnal Simpson: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen 1, no. 1. https://journal.sttsimpson.ac.id/index.php/Js/article/view/2.

Siregar, Nurliani, ed. 2019. Etika Kristen : Dasar Etika Pendidikan Dan Membangun Karakter Bangsa. Medan: Vanivan Jaya.

Siswanto, Krido. 2020. “Tinjauan Teoritis Dan Teologis Terhadap Diakonia Transformatif Gereja.” Jurnal Simpson: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 1, no. 1: 95–120. https://journal.sttsimpson.ac.id/index.php/Js/article/view/8.

Sudhiarsa, Raymundus I Made. 2022. “Nama, Makna, Dan Pesan: Perayaan 400 Tahun Propaganda Fide Dan Misi Gereja Di Tanah Air.” Seri Filsafat Teologi 32, no. 31 (December): 1–15. https://doi.org/10.35312/serifilsafat.v32i31.179.

Sugiyono. 2018. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sumiwi, Asih Rachmani Endang, Joseph Christ Santo, and Gabriel Levi Thusiapratama. 2022. “Pengampunan: Penerapan Prinsip-Prinsip Alkitabiah Dari Ajaran Yesus Dalam Membangun Hubungan Dengan Tuhan Dan Sesama.” TELEIOS: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen 2, no. 1: 14–26. https://doi.org/10.53674/teleios.v2i1.43.

Tarigan, Iwan Setiawan, Maria Widiastuti, and Warseto Freddy Sihombing. 2022. “Hukum Kasih Sebagai Fondasi Hidup Kristen Sejati.” Jurnal Teologi Cultivation 6, no. 1: 143–60. https://doi.org/10.46965/jtc.v6i1.1597.

Verkuyl, J. 2012. Etika Kristen : Bagian Umum. Jakarta: BPK Gunung Mulia.

Wijaya, Ratri Kusuma. 2019. “Pengaruh Ajaran Doa Bapa Kami Berdasarkan Matius 6:5-15 Terhadap Kesediaan Mengampuni Kesalahan Sesama Jemaat.” Jurnal Teologi Biblika Dan Praktika 5, no. 2: 53–71. https://e-journal.stt-yestoya.ac.id/index.php/rhema/article/view/1.

Worthington Jr, Everett L. 2013. Forgiveness and Reconciliation: Theory and Application. Routledge.

Diterbitkan

2023-11-13

Cara Mengutip

Kalasan, Vira Margareta, Naftali Kiyuk, dan Mardian Baali. “Kajian Etis Teologis Terhadap Kebiasaan Mowali Di Jemaat Persiapan Koinonia Lontio”. TEVUNAH: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen 1, no. 2 (November 13, 2023): 98–114. Diakses Februari 2, 2026. https://jurnal.stak-luwukbanggai.ac.id/index.php/jt/article/view/12.

Terbitan

Bagian

Artikel